Kamis, 19 April 2012

ya itu lah cinta

cinta itu seperti alunan melodi dalam suatu lagu
selalu mengalun indah dengan untaian musik
namun cinta itu tak hanya sebuah lagu
karena jika hanya sebuah, pendengar akan jenuh mendengarnya
perlu banyak lagu dan ribuan melodi yang mengalun
agar cinta itu bisa bertahan.

cinta itu bagaikan tali
teralu erat akan membuat tali itu putus
bila longgar tali itu akan lepas
harus selalu ada keseimbangan dari sisi satu dengan yang lain

cinta itu tak dapat dipaksakan, 
akan berakhir luka bila terus dilanjutkan
dan akan berakhir dengan luka
jatuh cinta pasti sakit, karena jatuh pasti luka
maka dari itu cinta selalu berhubungan erat dengan perpisahan, luka, dan sakit

cinta itu layaknya angin
selalu berhembus menyejukan
dia datang tanpa diketahui
dia pergi tanpa bekas
angin yang akan selalu ada
tak berwujud namun dapat dirasakan 
ya, itulah cinta .


cinta, siapapun bisa merasakan getaran-getaran cinta yg indah itu
namun tak selalu dan selamanya cinta itu indah
dan dapat dimiliki ..

1 komentar:

  1. “Sejarah menceritakan kisah cinta Zulaikha terhadap Nabi Yusuf. Sewaktu Zulaikha dibelenggu oleh cinta nafsu yang berkobar-kobar pada Nabi Yusuf, dia sanggup hendak menduakan suaminya, seorang menteri. Bila Nabi Yusuf menolak keinginannya, ditariknya baju Nabi Yusuf hingga terkoyak. Akibat dari peristiwa itu Nabi Yusuf masuk penjara. Tinggallah Zulaikha memendam rindu cintanya kepada Yusuf.
    Penderitaan cinta yang ditanggung oleh Zulaikha menyebabkan dia bertukar dari seorang perempuan cantik menjadi perempuan tua yang hodoh. Matanya buta kerana banyak menangis terkenangkan Yusuf, hartanya habis dibahagi-bahagikan kerana Yusuf. Sehingga datanglah belas kasihan dari Allah terhadapnya. Lalu Allah mewahyukan agar Nabi Yusuf mengahwini Zulaikha setelah Allah kembalikan penglihatan, kemudaan dan kecantikannya seperti di zaman gadisnya. Peliknya, bila Zulaikha mengenal Allah, datanglah cintanya pada Allah sehingga masanya dihabiskan untuk bermunajat dengan Allah dalam sembahyang dan zikir wirid sehingga terlupa dia hendak melayani kemauan suaminya Yusuf yang berhajat kepadanya. terpaksa Nabi Yusuf menunggu Zulaikha menghabiskan sembahyangnya, hingga hampir hilang kesabaran Nabi Yusuf lantas ditariknya baju Zulaikha sehingga koyak; sebagaimana Zulaikha pernah menarik baju Nabi Yusuf seketika dulu.
    Begitulah betapa cinta yang dulunya datang dari nafsu dapat dipadamkan bila dia kenal dan cinta pada Allah. Cinta Allah ialah taraf cinta yang tinggi. Kemuncak cinta ini ialah pertemuan yang indah dan penuh rindu di syurga yang dipenuhi dengan kenikmatan.”

    ■Allah lah yang menanam rasa cinta ke dalam hati manusia
    ■Kecantikan, ketampanan, kekayaan dan segala macam bentuk kenikmatan adalah milik Allah dan Allah-lah yang berhak memberi dan menarik kembali apabila tiba masanya.
    ■Ketika di dalam kekecewaan dan kebahagiaan, kita hendaklah menyerahkan segala – galanya kepada Allah Swt.



    BalasHapus