Selasa, 24 Mei 2011

for you boy !

tak mampu sungguh keadaan ini dilalui
tak sanggup untuk mengatasi rasa sakit ini
luka yang digoreskan teralu dalam
sulit untuk luka itu mengering
entah apa yang dipikirkan
betapa teganya ketika langkah menjauh
tak kuasa menahan amarah yang melanda hati ini
tersirat lebih baik semua ini berakhir
dengan akhir saat ini
jahatkah ? salahkah?
entah apa yang telah diperbuat
himgga semua ini musnah dengan seketika
tak disangka semua berakhir seperti ini

namun, waktu terus berjalan
tak mungkin diri ini diam tak bergerak
waktu kian memburu
namun sakitnya tak kunjung usai
setetes demi setetes air mata terus berjatuhan
tak kuasa menahan emosi yang memuncak di hati
lelah lemah tak berdaya
"andai waktu berakhir"
mungkin pedih ini hilang


hari demi hari berganti
manusia datang silih berganti
bertahan menghadapi yang datang
berusaha menjauhkan rasa sakit itu
dia datang
disaat waktu yang tepat
namun tak ingin mersakan pedih itu kembali
jarak pun dibuat agar menghalau yang tak diinginkan.
luka dalam itu pun mulai menutup
semoga semua ini tak berakhir dengan cepat

kau
kau
kau
kau
kau
kau
kau
kau
kau
datang kembali
seperti angin
datang menyejukkan
dan hilang tak berbekas
mulai terasa perih itu
berusaha melupakan semua
berusaha tersenyum
berusaaha bahagia
namun dengan mudahnya kau menghancurkan yang dibangun
dengan usaha yang tak cukup mudah
entah apa yang harus kulakukan
memaafkannya kah?
melupakannya kah?
membiarkannya kah?
menjauhkannya kah?
tak dapat hati ini dibohongi
sayang tak akan mudah untuk hilang
dalam waktu yang sebentar
namun rasa takut ini
membuat diri tak berdaya
tak mampu lagi bila semua harus teulang kembali
tak ingin hati ini menangis kembali
apa daya kini?

semua situasi ini kau yang menciptakannya
dengan mudahnya kah kau menghapusnya?
tak sadar kah betapa teganyaa semua ini?
harus dilalui sendiri
dengan keteguhan hati ini
sadarkah bahwa semua tak sama
tak lagi seperti dahulu
kau yang memilih jalan ini
jalan yang tak dapat kupercaya awalnya
yang kuharap hanya sebuah mimpi
namun mimpi yang tak kian selesai...
tak sadarkah betapa salahnya kau saat itu?
membuat ketidakpercayaan itu muncul
tak mampu untuk mempercayaai kini
tak mampu untuk jatuh ke lubang yang sama
tak mampu
ku akan slalu menyangimu
namun tak bisa bila harus sekarang
mungkin kelak suatu saat nanti
ketika luka itu benar-benar sembuh
dan bila memang berjodoh
Tuhan akan mempersatukan kita kembali,
suatu saat nanti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar