Senin, 27 Desember 2010

indah namun perih (sebuah cerita dari seseorang)

awal dimulai ketika prahara yang tak kunjung selesai dan membuat segalanya semakin merunyam. Kemudian dia datang disaat ku membutuhkan seseorang untuk lari  dari masalah hidupku bersamanya. Perlahan tapi pasti, masalah satu demi satu terlewati dan akhirnya selesai seiring dengan bergulirnya waktu.

awalnya ragu dengan semua itu, namun keyakinan datang dan menetapkan hati ini untuk bersamanya. semua keraguan itu hilang. hati ini semakin percaya bahwa dia lah yang paling mengerti diri ini.  segalanya sangat lah berbeda, hanya kebahagiaan dari hari ke hari yang kurasakan ketika bersamanya. tak sulit menjalin ikatan dengannya tanpa larangan dan keterbatasan sikap. hidup ini terasa semakin sempurna. tertawa, bermain, bersama, menghabiskan waktu, mencoba hal-hal yang baru semua itu sangatlah menyenangkan. seperti mimpi yang tak ku ingin untuk berakhir. pasti lah ada pertengkaran yang terjadi dalam sebuah ikatan namun semua itu seperti penghias dalam ikatan ini. masalah tidak rumit yang tidak sulit untuk diselesaikan, setelah itu ? kami kembali tertawa dan bersenang-senang kembali.

hari demi hari terlewati, bulan demi bulan tergantikan semuaa terasa indah dan menyenangkan. walaupun terkadang hal-hal kompleks dan perbedaan sering datang menghampiri semua dapat dilalui.
saling menyayangi dan saling percaya tanpa ada batasan itu lah inti dalam ikatan ini. namun mungkin kesenangan dan kebahagiaan hanyalah awal dari dari ikatan ini. perbedaan terus menerus menghampiri kami membuat lemah kami. mungkin dia selalu bersabar dengan segala sikapku yang kekanakan ini. namun ada hal yang sulit untuk bisa ku terima dari dia. awalnya aku bisa memaklumi namun setelah itu perasaan tak dapat menerimanya selalu datang menghampiri perasaan ku.

entah ini klimaks atau bukan, aku mulai tersadar kata2 sayang untukku seperti hanya sebuah kata2. aku percaya akan perasaannya selama ini sebab semua sikap yang dia tunjukan padaku menunjukan bahwa dia benar2 menyayangiku. lalu setelah apa yang dia katakan dan dia tunjukan padaku kini menyadarkan aku bahwa dia tidak menyayangiku setulus hatinya seperti kata2 yang selalu dia ucapkan kepadaku. padahal selama ini dia meragukan perasaanku kepadanya ternyata apa yang dia tunjukan? hanya ssebuah emosi sesaat dia. hannya perasaan sayang sesaat dia.

sebelum ini dia selalu bertahan denganku selalu mempertahankan namun apa sekarang ? setelah semuanya dengan mudah dia ingin pergi menjauh. memang keinginan ku tapi apa? kenapa setelah semuanya dia baru rela? tidak dari dulu2? hah.. mungkin memang benar semua kata2 sayangnya hanya sebuah kata2 sayang semata dan tidak tulus dari hatinya...

entah apa yang akan terjadi bila kami harus berakhir.. semua kebiasaan yang telah kami lakukan harus berakhir pula.  mungkin sulit untuk beradaptasi dengan kesendirian dan perbedaan lingkungan tanpa dia. tapi semua itu harus dijalani. mungkin bila itu benar terjadi dia memang bukan jodohku, Tuhan pasti memberikanku yang lebih baik dari dia. :)

1 komentar:

  1. Aku tak tahu harus mulai dari mana?
    Aku tak tahu harus menulis apa?

    Ditanganku duka
    Ditanganku suka

    Dari mana kamu datang?
    Aku tak mendengar langkahmu

    Aku rindu
    Aku tak tahu

    Mencari apa yang dicari
    Menunggu apa yang ditunggu
    Aku merasa dikejar waktu






    BalasHapus