Selasa, 28 Maret 2017

Jangan pernah bergantung dengan orang lain

JANGAN PERNAH BERGANTUNG KEPADA ORANG LAIN MESKIPUN PACARMU YANG KAMU SAYANGI


Ya mungkin aku memang teralu manja sehingga aku selalu bergantung kepada orang yang ku sayang dan sayang kepadaku 'katanya'

JANGAN PERNAH BERGANTUNG KEPADA ORANG LAIN
Inilah pelajaran yg hari ini kudapat, dia bilang dia tidak ingin aku menggantungkan hidupku kepadanya mungkin karena kita menjalani hubungan ini penuh dengan keraguan dan ketidakpastian sehingga dia berkata seperti itu. 😢

Selasa, 21 Maret 2017

where we are?


I never know what you thinking or feeling about
You never ask me, i just here standing on my feet just look at what you did..
I don't know where you are or am i 
We just let this situation flow
We don't know what we have to do
Should i just quite here?
I want you but i doubt with you
What should i do?

You said you love me but what you did hurt me so deep.
You said you want stay but you leave me.
You said you want me but you cheating on me.
What do you real want?
Me or hurting me?

I want moving foward if i could,
But my heart so hard to leave you,
Acctually i can forgive what you DID but i can't forget
I'm so sad because of you
All i know i just love you were
Could you back like was? 
Or you want like this change to who i don't know

Senin, 20 Maret 2017

Hesitate

Karena hati ini masih dipenuh dengan keraguan
Mengapa tak bisa kulepaskan jika melelahkan
Namun aku masih tak sanggup bila harus melepaskan

Rabu, 15 Maret 2017

Rasa ini

Haruskah ku berlari tanpa henti?
Waktu ini terus berjalan tanpa henti
Apalagi kini yang harus kunanti?
Ataukah aku yang harus pergi?
Tanpamu aku merasa sepi
Namun berpisah denganmu adalah hal tersulit yang harus kulalui
Haruskah semua ini terjadi?
Tak bisakah kau kembali?
Sungguh, tak ingin ku meratapi
Kenyataannya situasi ini bukanlah mimpi
Rasa ini sungguh menyakiti
Ku mohon, hentikan lah rasa sakit ini




Selasa, 14 Maret 2017

Untuk sahabat, teman, atau orang terdekatmu

Untuk kalian para sahabat, teman, ataupun orang terdekat seseorang,

Mungkin kalian memiliki teman yang telah memiliki pasangan baik itu kekasih atau pasangan hidup, mereka pasti pernah barang sekali ataupun sering bercerita mengenai baik dan buruknya pasangan mereka, sikap kita harusnya disini sebaik pendengar yang baik atau pemberi nasehat. Janganlah kalian memanasi hubungan teman atau sahabat kalian karena kalian tidak mengetahui secara detail ataupun cerita dari dua sisi kisah mereka, yang kalian dengan hanyalah cerita dari sahabat kalian bukan?
Coba jika kita balikan posisi kalian, apakah kalian mau pasangan kalian dinasehati dengan orang atau cara yang salah? Apakah kalian mau pasangan kalian melakukan "hal yang salah" karena mengikuti saran teman pasangan kalian yang salah?
Apakah kalian tahu bagaimana awal mula kisah yang mulai terjalin di antara mereka?
Apakah kalian mengetahui sisi kelemahan pasangan dari teman kalian yang mungkin teman kalian bisa terima tapi kalian tidak bisa terima?
Tidak bisa kah kalian sebagai teman mencoba memberikan nasihat yang baik? Jika kalian tidak bisa menberikan nasihat baik setidaknya kalian cukup diam dan menjadi pendengar saja, bukan malah memanasi hubungan mereka dan membandingkan hubungan mereka dengan hubungan yang ideal seperti yang kalian pikirkan. Karena setiap pasangan memiliki karakter, kelemahan, kelebihan yang berbeda-beda. Janganlah kalian menjadi lumpur diantara lantai yang sedang basah, memanfaatkan hubungan mereka untuk mencari kebenaran pendapat kalian. 
Jadilah pribadi seorang sahabat atau teman yang baik, maka Insya Allah hubungan kalian sendiri dengan pasangan kalian tidak akan dicampuri atau diganggu oleh pihak ketiga.
Tak tahu kah kalian perasaan pasangan teman kalian ketika melihat pasangannya berubah?
Dan apabila kalian memang belum menjadi pribadi yang baik, maka sebaiknya kalian janga teralu mencampuri apalagi memberikan pendapat yang kalian anggap benar!
Marilah kita sebagai manusia yang tak luput dari kelemahan-kelemahan berkaca diri, apakah pribadi kita sudah baik sehingga mampu men-judge seseorang yang kita sendiri pun belum mengenalnya dengan baik? Apakah hubungan kalian dengan pasangan kalian sendiri sudah baik sehingga mampu memberikan pendapat diatas hubungan orang lain? 

Akupun pernah menjadi seseorang yang salah memberi nasehat kepada seorang temanku, aku bisa berpendapat karena aku hanyalah pihak ketiga yang hanya melihat kisah cinta mereka. Kupikir temanku itu akan lebih baik tanpa pasangannya, kupikir akan ada orang yang lebih dan leebih baik dari pasangannya itu. Namun kusesali pendapatku itu karena aku hanya mendengar sutu cerita dari satu sisi. Aku benar-benar menyesali apa yang kunsehati saat itu.

Dan semoga jika kalian di posisi pihak ketiga, pihak pendengar, ataupun disisi sebagai sahabat atau teman terdekat teman kalian, BIJAKLAH dalam memberikan nasehat.

Hanya dirimu

Sedihku tak dapat lagi kubendung
Hati ini sangat tak ingin berpaling
Bila memang cinta ini tak mungkin untuk dipertahanakan
Biarlah perasaan ini yang
berkorban

Bayangmu tak lagi dapat ku jangkau
Bahkan perasaanmu pun semakin memudar
Aku disini terdiam dan terpukau
Melihat jarak antara kita yang semakin melebar

Sungguh inginku hanya dirimu...
Dirimu...
Dirimu...
Dirimu...
Hanya dirimu...

Setelah semua yang telah kita lalu
Setelah semua yang kita lewati
Setelah perbedaan ini yang tak bisa membuat kita menyatu
Setelah kenangan indah yang membuat banyak cerita di hati

Haruskah ini berakhir?
Haruskah kita menghapus cerita yang telah terukir?
Dan membiarkan situasi ini hanya terus mengalir?

Saat hati ini berusaha menahan
Semua yang telah kau lakukan
Aku terus bertahan
Mencoba tidak mengingat segala bentuk kesalahan
Ternyata menahan rasa sakit itu tak semudah yang kubayangkan

Jika memang pertemuan kita ini ternyata hanya ujian
Kebersamaan ini harus diakhiri
Yang tersisa hanyalah angan
Semoga ini memang yang terbaik dalam hubungan ini.

Dalam hening aku berdoa
Memecah malam dikala purnama
Khusyuk ku didalam hati
Berharap sesuatu yang pasti

Tuhanku hanya satu
Dan doaku hanya ingin kita bersatu
Tapi apalah dayaku
Bila takdir pun tak menginkan kita menyatu





Senin, 13 Maret 2017

Stay or Leave?

March, 14 2017

Bila kata-kata sudah tak bermakna, angan pun telah menjadi hampa, dan yang tersisa tinggallah senja

Tidak ada lagi yang bisa mengekspresikan hati ini selain sedih yang begitu menusuk hingga kedalam hati, bahkan air mata pun sudah terlalu letih untuk keluar. Apa yang bisa diharapkan dalam suatu hubungan apabila komunikasi sudah tak lancar? Sudah tidak ada lagi keterbukaan? Bahkan hasrat untuk saling berbagi dan memiliki pun telah tiada?

Apa lagi yang kutunggu?
Apa lagi yang kucari?

Hati ini masih tak sanggup untuk melepas
Bagaimana cara melepaskan semua ini?

Ya Tuhan maaf bila harus selalu mengeluh tapi aku sungguh tak sanggup lagi menjalani semua seperti ini. Jika memang ini ujian kuatkan hati ini. Jika memang dia bukan yang terbaik semoga aku bisa ikhlas umtuk melepasnya pergi dan perpisahan adalah jalan yang paling terbaik buatku dan dia. Bila memang ada pepatah yang mengatakan kita harus bertemu dengan seseorang yag salah agar kita menjadi dewasa dan bertemu dengan orang yang tepat untuk kita,
Mengapa bukan dia saja orang yang tepat untukku?
Mengapa dia harus menjadi orang yang salah?
Mengapa kita harus dipertemukan dan kemudian dipisahkan?
Mengapa hati ini sangat tak sanggup untuk melepaskannya?
Benarkah dia orang salah?
Benarkah dia bukan yang terbaik?

Haruskah semua ini berakhir?

Ya Allah,
Air mata ini selalu mengalir bila kilasan kenangan indah yang terjadi melewati pikiran ini
Mengapa semua berubah begitu cepat?
Bila perubahan terjadi karena kesalahanku mengapa aku tak mampu memperbaikinya?
Mengapa semua ini menjadi begitu sulit?
Mengapa semua ini terjadi?
Aku tak sanggup bercerita kepada siapapun karena jawaban mereka hanyalah memintaku untuk pergi meninggalkan yang membuatku sakit.
Melepasnya adalah hal yang membuatku sakit namun bersamanya pun tidak menghilangkan rasa sakit yang kurasakan ini.
Apa yang harus kulakukan Ya Allah?